

Berkeringat saat hamil dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Meskipun tidak sedang beraktifitas, ibu hamil bisa mengeluarkan keringat. Keringat ini dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar keringat yang terdapat di berbagai bagian tubuh. Berkeringat adalah salah satu reaksi alamiah untuk mendinginkan tubuh yang mengalami kepanasan, dan umumnya ibu hamil selalu merasa hangat selama kehamilannya. Namun, mengeluarkan keringat berlebihan saat hamil tentu membuat Anda tidak nyaman..
Penyebab mudah berkeringat :
Meskipun hamil merupakan kondisi umum yang terjadi pada hampir semua ibu hamil, namun waspada, jika terlalu banyak berkeringat, ibu hamil bisa mengalami kram kaki akibat berkurangnya garam mineral dalam tubuh saat berkeringat. Untuk menggantikan zat-zat yang hilang tersebut, ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi banyak cairan.Cairan yang dikonsumsi tidak hanya air putih saja, tetapi jus yang kaya serat bisa membantu menghindari kram kaki. Waspada pula bila ada peningkatan suhu tubuh di atas normal, bisa saja ada infeksi kuman penyakit pada tubuh.
Agar tubuh tetap nyaman dan aktifitas tidak terganggu selama kehamilan, sebaiknya kenakan pakaian yang longgar dan terbuat dari katun sehingga dapat menyerap keringat.Hindari berada di tempat atau ruang yang sempit dan pengap. Lebih baik sering-sering berada di ruang terbuka.