

Apakah tekanan darah bunda naik saat masa kehamilan ini? Tahukan bun, Berdasarkan riset Dr. Fiona C Denison beserta timnya dari Universitas Edinburgh Inggris, calon ibu yang mengalami kegemukan (obesitas) pada trimester pertama kehamilan maupun yang berat badannya melonjak naik memiliki risiko komplikasi.Dr. Denison pun mengungkapkan, kegemukan menimbulkan risiko signifikan bagi kesehatan ibu maupun janin yang dikandungnya. Dalam penelitian, ia dan timnya menemukan, obesitas terkait secara signifikan dengan komplikasi-komplikasi, seperti diabetes kehamilan dan tekanan darah tinggi karena kehamilan.
Selain itu, bila terjadi kenaikan BB, apalagi di atas usia kehamilan 28 minggu, umumnya terjadi hipertensi kehamilan atau preeklamsia. Gejalanya terjadi pembengkakan tubuh dan kaki. Jika terjadi hipertensi berat, perlu dilakukan rawat inap agar ibu dapat diobservasi untuk mencegah terjadinya kejang semasa kehamilan.
Karena itulah, calon ibu yang gemuk atau dengan BB berlebih perlu melakukan diet rendah kalori dan lemak, makan makanan bergizi seimbang dengan porsi cukup sambil mengontrol tekanan darahnya.Selain itu, penambahan energi untuk ibu gemuk tak boleh lebih dari 300 kkal/hari. Penambahan berat badanpun tak boleh lebih dari 3 kg per bulan atau 1 kg per minggu.Upayakan untuk mengonsumsi makanan kaya serat.
Preeklampsia bisa ringan, bisa juga berat. Dikatakan ringan jika tekanan darah kurang dari 140/90 mmHg, sedangkan preeklampsia berat bisa tekanan darah mencapai angka kurang atau sama dengan 160/110 mmHg.