

Keguguran adalah berakhirnya kehamilansebelum usia 20 minggu. Sayangnya, keguguran bisa terjadi pada sekitar 10-15% kehamilan. Jika keguguran terjadi berulang atau terjadi secara berturutan (sampai 2 kali atau lebih), maka perlu dilakukan tes khusus untuk mencari penyebab.
Hingga saat ini penyebab pasti terjadinya keguguran belum diketahui. Namun, ada 3 faktor yang dapat menjadi pemicu terjadinya keguguran, yaitu:
Berikut merupakan, Tanda-tanda Keguguran:
Perdarahan adalah tanda yang paling umum terjadi. Biasanya hanya berupa bercak-bercak yang berlangsung lama sampai terjadi perdarahan hebat atau volume darah yang keluar cukup banyak. Kadangkala, serpihan dari bagian jaringan yang robek, keluar bersamaan dengan darah. Misalnya, bagian dari jaringan dinding rahim yang terkoyak, atau kantung ketuban yang robek.
Kram yang terasa, mirip kram perut pada awal datang bulan. Umumnya, kram perut ini berlangsung berulang-ulang dan dalam periode waktu yang lama.
Ada yang merasakannya sebagai kram atau kejang pada daerah panggul, sakit di sekitar perut, rasa sakit yang tak kunjung reda pada pada bagian bawah panggul, selangkangan, dan daerah alat kelamin. Keluhan ini biasanya baru muncul beberapa jam hingga beberapa hari setelah muncul gejala perdarahan.
Bila semua tanda-tanda itu mulai terasa, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik bagi kehamilan Anda.