

In Vitro Fertilization (IVF) atau program bayi tabung adalah prosedur penggabungan sperma dan sel telur untuk terjadi pembuahan di luar tubuh, tepatnya di laboratorium. Setelah pembuahan terjadi, embrio yang terbentuk akan dipindahkan ke rahim untuk pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut (kehamilan).
IVF menjadi salah satu prosedur medis yang banyak dilakukan pasangan suami istri untuk membantu mereka memiliki keturunan.
Namun, tidak semua proses bayi tabung berjalan sesuai harapan. Kegagalan IVF bisa saja terjadi karena berbagai faktor. Itulah sebabnya, persiapan sebelum mulai program IVF perlu menjadi perhatian bagi kedua pasangan.
Baca juga: Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa?
Program bayi tabung melibatkan beberapa tahapan, salah satu tahap penting yang mungkin sering luput dari perhatian adalah persiapan.
Tahap persiapan dimulai 2 hingga 4 minggu sebelum memulai IVF. Ini termasuk melakukan perubahan gaya hidup untuk memastikan Anda dan pasangan berada dalam kondisi kesehatan fisik dan mental yang baik.
Bahkan, beberapa dokter mungkin akan menyarankan untuk mempersiapkan diri secara fisik dengan gaya hidup sehat tiga bulan sebelum memulai prosedur bayi tabung.
“Dalam IVF, selain perlu persiapan untuk pemeriksaan lab, tentu saja disarankan untuk menjaga pola hidup yang baik bagi kedua pasangan,” ujar dr. Arie A. Polim, Sp.OG (K) FER. dalam sesi wawancara di Morula IVF Jakarta.
Berikut ini beberapa persiapan penting sebelum memulai program bayi tabung yang perlu diperhatikan.
“Makan makanan yang bergizi artinya perbanyak makanan yang tinggi antioksidan seperti buah dan sayur berwarna merah sangat dianjurkan. Hindari processed food dan fast food. Kurangi karbohidrat dan konsumsi makanan tinggi protein itu lebih baik,” jelas dr. Arie Polim.
Makanan yang sehat mengandung nutrisi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk memproduksi sel telur dan sperma yang sehat. Ini bisa meningkatkan peluang keberhasilan IVF.
Berikut beberapa makanan yang dianjurkan:
Untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat, Anda perlu mengendalikan berat badan salah satunya dengan olahraga teratur.
dr. Arie Polim merekomendasikan untuk melakukan olahraga cardio, seperti jogging, treadmill, jalan kaki, atau renang, setidaknya 30-40 menit sehari.
Namun perlu diingat, hindari olahraga atau aktivitas fisik yang berat, termasuk lari jarak jauh, selama masa persiapan program bayi tabung.
Tidur yang cukup dan berkualitas dapat membantu meremajakan organ dan membantu berbagai proses metabolisme dalam tubuh.
Bagi pasangan suami istri yang hendak menjalankan program IVF, sebaiknya tidur 7-8 jam setiap malam, hindari minum kafein 4-6 jam sebelum tidur, dan hindari makan 2-3 jam sebelum tidur.
Merokok dan konsumsi alkohol diketahui dapat mengurangi keberhasilan IVF. Ini berkaitan dengan menurunnya kualitas sperma, mengurangi kesuburan, merusak DNA sperma, hingga mengurangi peluang implantasi embrio di rahim.
Melansir MedPark Hospital, konsumsi kafein berlebihan bisa mengurangi peluang keberhasilan kehamilan hingga 50%. Untuk itu, batasi konsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh hingga 1-2 cangkir per hari.
Konsumsi suplemen asam folat dan vitamin D bisa mendukung proses pembuahan dan sangat baik dikonsumsi selama kehamilan.
Selain itu, konsumsi suplemen seperti vitamin A, B12, C, E, selenium, dan zinc juga biasanya direkomendasikan bagi pria untuk menjaga kualitas sperma.
Konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum Anda dan pasangan mengonsumsi suplemen atau obat tertentu sebelum dan selama proses IVF.
Meski tidak berdampak secara langsung, kondisi stres bisa mengganggu kesehatan dan menghambat proses IVF yang sedang dijalani.
Untuk itu, penting bagi Anda dan pasangan untuk mengelola stres dengan. Mulailah melakukan berbagai kegiatan yang bisa melepaskan endorfin seperti olahraga maupun kegiatan menyenangkan lainnya. Jangan lupa untuk saling menyemangati, menenangkan pikiran, dan berusaha untuk selalu berpikir positif.
Itulah beberapa persiapan sebelum mulai IVF yang bisa Anda dan pasangan diskusikan lebih lanjut dengan dokter.
Harapannya, dengan tahap persiapan yang baik secara fisik dan mental antar kedua pasangan, bisa meningkatkan peluang keberhasilan bayi tabung yang sedang dijalani bersama. Masih ada pertanyaan seputar masalah kesuburan atau kehamilan? Jangan ragu berkonsultasi dengan dr. Arie Polim di sini.
Healthline. 2025. Guide to IVF Success. https://www.healthline.com/health/guide-prepare-for-ivf#ivf-cycles. Diakses pada 25 Maret 2026.
MedPark Hospital. Tips for Boosting Your Chance of IVF Success https://www.medparkhospital.com/en-US/lifestyles/tips-for-boosting-your-chance-of-ivf-success. Diakses pada 25 Maret 2026.