Saat masa kehamilan, Anda pasti ingin selalu memberikan nutrisi terbaik untuk bayi di dalam kandungan. Asupan Anda setiap harinya pun menjadi sumber energi bagi tumbuh kembang anak di dalam rahim.
Terdapat beberapa makanan yang bisa memberi risiko buruk jika Anda mengonsumsinya. Bukan hanya berdampak pada Anda, tetapi juga Si Kecil di dalam perut Anda. Untuk itu, hindari 15 makanan ini selama Anda mengandung.
- Keju Lembut
Mengonsumsi keju lembut dapat memberi efek buruk bagi ibu hamil. Kemungkinan di dalam keju tersebut mengandung bakteri penyebab infeksi yang disebut listeria. Lebih baik jangan memakan varian keju seperti gorgonzola, keju biru Denmark, brie, keju susu kambing, Camembert, Roquefort, dll.
Lebih baik, makan keju keras yang sudah melalui proses pasteurisasi (mematikan organisme merugikan seperti bakteri). Konsumsi keju parmesan dan cheddar bisa menjadi pilihan yang bisa dimakan saat hamil.
- Daging dan Ikan
Moms perlu berhati-hati pada beberapa olahan daging dan ikan. Untuk daging, pastikan sudah dimasak dengan matang sempurna. Jika warna merah mudah pada daging masih terlihat, perlu diwaspadai karena kemungkinan terkandung bakteri dan toxoplasma yang bisa mengakibatkan infeksi.
Kewaspadaan juga berlaku pada sosis atau olahan daging serupa karena adanya bakteri Listeria di dalamnya. Bakteri ini juga terdapat pada ikan asap, seperti salmon atau tuna asap yang disimpan dalam pendingin.
- Jus Peras Segar
Konsumsi jus segar dan didapat langsung dari buahnya memang membuat badan lebih bugar. Namun ternyata, ada risiko terdapat bakteri E.Coli dan Salmonella di dalamnya. Hal ini tentu berbahaya bagi bumil dan janin. Karenanya, Moms boleh membeli jus kemasan karena biasanya jus ini sudah melalui proses pasteurisasi. Yang terpenting adalah cek label setiap jus kemasan untuk memastikan hal-hal tersebut.
- Sushi Mentah
Beberapa jenis sushi disajikan dengan bahan mentah seperti ikan yang bahkan tidak dibekukan atau melalui proses khusus agar aman dimakan. Hal ini memungkinkan sushi tersebut mengandung parasit yang bisa mengakibatkan suatu penyakit muncul, bahkan pada ibu hamil. Karenanya, penting untuk konsumsi makanan laut ataupun daging yang matang sempurna untuk menghindari hal tersebut. - Adonan Mentah
Saat ingin membuat kue atau roti, Moms terkadang mencicipinya untuk memastikan bahwa rasanya enak. Ternyata, hal ini pun tidak boleh dilakukan karena adonan tersebut pasti menggunakan telur. Jika adonan mentah ini dicicipi sesedikit apapun, bakteri salmonella bisa masuk ke dalam tubuh.
Salmonella sendiri bisa menjadi sumber berbagai penyakit untuk ibu dan anaknya di dalam kandungan. Untuk itu, hindari mencicip adonan mentah selama kehamilan menjadi keputusan terbaik, ya Moms.
- Ikan Tinggi Merkuri
Konsumsi ikan memang baik, terutama saat masa kehamilan. Tetapi bukan berarti setiap ikan bisa dikonsumsi dengan bebas. Jenis ikan seperti swordfish, tile-fish, king mackerel, bahkan ikan hiu wajib dihindari ibu hamil. Maka sebagai pilihan, ikan salmon, tuna, dan cod bisa dikonsumsi, tentu dalam kondisi yang sudah matang ya, Moms. - Kecambah Mentah
Kumpulan jenis kecambah seperti touge, kacang hijau, dan lobak banyak memiliki kandungan bakteri, terutama di biji mereka. Untuk itu, hindari konsumsi kecambah mentah baik di rumah maupun saat makan di restoran lainnya. - Kerang Mentah
Moms boleh kok makan kerang yang sudah dimasak dengan baik, tapi tidak dengan kerang mentah. Menu mentah ini meningkatkan risiko kandungan bakteri, virus, racun, dan hal buruk lainnya. Sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat sedang mengandung, ya. - Makanan Simpanan
Setelah memasak makanan, jangan dibiarkan di udara terbuka atau simpan saja di dalam kulkas. Bagi ibu hamil, akan berbahaya jika mengonsumsi makanan yang sudah dibiarkan selama dua jam di udara terbuka tersebut. Hal ini bisa mengakibatkan kontaminasi yang terjadi dan bisa menimbulkan bakteri yang merugikan.