

Gangguan pencernaan atau dispepsia adalah rasa mulas dan nyeri dilambung bagian atas dan biasanya disertai mual, muntah, kembung serta perasaan kenyang. Gangguan ini selain disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan juga karena asam lambung memecah mukosa yang menyebabkan iritasi dan menyebabkan gejala gangguan pencernaan. Delapan dari 10 wanita mengalami gangguan pencernaan pada beberapa titik selama kehamilan.
Heartburn atau refluxberupa rasa panas di bagian ulu hati hingga ke kerongkongan karena asam lambung yang meningkat juga sering dialami ibu hamil. Hal ini disebabkan oleh tingginya hormon progesteron pada kehamilan trimester pertama. Bagi penderita sakit lambung (maag), perlu lebih waspada terhadap heartburn.Gangguan pencernaan pasti membuat ibu hamil tidak nyaman. Karena itu hindari makanan bergas seperti kubis, makanan pedas, berlemak dan berbumbu tajam, minuman berkafein dan bersoda yang bisa memicu masalah pencernaan. Makanlah dalam jumlah sedikit namun sering, tidak makan menjelang tidur, duduk tegak saat makan juga akan mengurangi tekanan pada perut Anda.
Selain itu,konsumsi makanan mengandung serat dan cukup minum untuk mengatasi gangguan pencernaan. Minum segelas susu juga dapat meredakan mulas. Agar lebih nyaman, saat istirahat, gunakan beberapa bantal untuk menyangga kepala dan bahu agar mencegah asam lambung bergerak naik ke kerongkongan saat Anda tidur. Jangan langsung berbaring setelah makan karena dapat memicu rasa penuh dan panas dalam lambung
Jika gangguan pencernaan terasa parah, sebelum mengonsumsi obatkonsultasikan ke dokter atau bidan untuk membantu meringankan gejala-gejala dan mendapatkan obat yang aman bagi kehamilan.